Cicie Kusumadewi

Home » Uncategorized » Emosi Jiwa

Emosi Jiwa

Aku Cinta Indonesia …..

Wong ndeso yang cinta tanah air.

Blog Stats

  • 62,333 hits

Emosi tidak identik dengan amarah. Sejak lahir, manusia telah memiliki emosi dasar, seperti: takut, sedih, bahagia, dll. Tiap-tiap orang memiliki pembawaan emosi atau temperamen yang berbeda-beda. Perbedaan temperamen ini juga telah digambarkan dalam hadis sebagaimana sabda Rasulullah SAW sebagai berikut:

Ingatlah sesungguhnya diantara manusia ada yang tidak mudah marah (dan kalau marah) cepat reda (amarahnya). Ada orang yang cepat marah serta cepat reda amarahnya. Ingatlah juga bahwa diantara manusia ada yang cepat marah serta tidak mudah reda amarahnya. Ingatlah, orang yang paling baik adalah orang yang tidak mudah marah serta cepat reda amarahnya. Sementara orang yang paling buruk adalah orang yang cepat marah dan tidak mudah reda amarahnya”. (HR. Ath Thurmudhi).

Perkembangan emosi sesuai umur dapat dibagi dalam beberapa tahap [diambil dari sebuah buku yang lupa judul & penulisnya]:

  1. Anak-anak (umur < 12 tahun): mendemonstrasikan perilaku untuk mengatasi emosinya; berempati dengan orang lain:
  2. Remaja (12 <= umur < 18): mulai melepaskan ikatan emosional dengan orang tuan dan membuka persahabatan dengan teman sebaya; mencari jati diri dan ingin membuktikan eksistensi diri.
  3. Dewasa (18 <= umur < 30): memiliki kebutuhan untuk merasakan keintiman dan melakukan hubungan seksual; berjuang untuk mendapatkan cinta & penghargaan; mulai belajar untuk mandiri baik dari segi penghasilan maupun tanggungjawab.
  4. Dewasa (30 <= umur < 40): memfokuskan diri untuk meningkatkan karir dan meraih kestabilan dalam kehidupan pribadi; lebih bisa mengontrol emosi, memahami sesuatu, realistik dan objektif.
  5. Tua (40 <= umur < 60): mengalami krisis usia pertengahan; mengalami kebosanan dengan kehidupan, pekerjaan, dan pasangan hidup.
  6. Lanjut usia (umur > 60): bagi orang yang mampu mengevaluasi diri akan menjadi lebih bijaksana, dapat menghargai keterbatasan dan nilai-nilai kemanusiaan; sebaliknya, bagi yang merasa gagal di usia muda akan merasakan perasaan tidak berharga dan putus asa.

Namun demikian, perkembangan jiwa tersebut bukanlah merupakan harga mutlak. Lingkungan dan perkembangan teknologi merupakan faktor eksternal yang sangat mempengaruhi perkembangan jiwa.

Selain harus cerdas dalam mengelola emosi diri sendiri, kita juga diwajibkan untuk menjaga emosi orang lain. Hal ini dapat dilakukan antara lain dengan cara:

  1. Tidak membicarakan kelemahannya atau hal-hal yang tidak diinginkannya.
  2. Memperhatikan setiap pembicaraannya.
  3. Menggunakan bahasa tubuh yang tepat.
  4. Tidak mempertahankan pendapatnya dengan cara melawan pembicaraan.
  5. Apabila ingin memberikan pujian, berikan pujian yang bersifat memotivasi, bukan pujian yang berpotensi membanggakan diri.
  6. Apabila ingin memberikan nasehat, berikan di waktu & tempat yang tepat dengan cara yang tepat pula. ”Siapa memberi nasehat saudaranya saat di muka saudara lainnya, berarti ia telah memalukannya; Siapa memberi nasehat saudaranya tatkala mereka sendirian, maka benar-benar ia telah memperbaikinya”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Kalender Masehi

August 2008
M T W T F S S
« Jul   Oct »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Bincang-bincang

Silahkan tinggalkan pesan

Pesbuk

RSS Bicara tanpa suara

  • cicikusuma Menata hati, menata diri; tunjukkan hamba di jalan yg lurus, Ya Rabb...
  • cicikusuma pengin sekolah lagi, tapi sekolah apa ya...???
  • cicikusuma sedang mengagumi 2 sosok anak manusia yg cerdas & bertangungjawab
  • cicikusuma sedang belajar, mengejar ketinggalan & perkembangan
  • cicikusuma Ini musim hujan ato musim ngantuk ya...
  • cicikusuma ngantuk, tapi ini tugas musti selesai malem ini juga
  • cicikusuma memasuki Februari ceria
  • cicikusuma mengharapkan kehadiran 15 Shafar 1430H
  • cicikusuma ndengerin lagunya Kangen Band: "Kembali Pulang"
  • cicikusuma sedang memikirkan sesuatu yang "Tak Mungkin"