Cicie Kusumadewi

Home » 2008 » October

Monthly Archives: October 2008

Yang Baru Yang Bersemangat

Setelah 6 tahun absen dari mengajar mahasiswa baru, akhirnya tahun 2008 ini aku kembali mengajar mahasiswa baru (tentunya angkatan 2008). Satu hal yang pasti terjadi pada mahasiswa baru adalah semangat mengikuti kuliah sebesar 99,999888% terutama pada perkuliahan pertama. Alhamdulillah setelah 4 kali pertemuan, semangat mahasiswa baru 2008 masih menyala-nyala. Bahkan di pertemuan pertama selepas “Pesta Mudik 2008”, semangat itu kian berkobar menjadi 99,999999%. Terus terang aku begitu bangga dengan mereka, jiwa2 muda yang begitu bersemangat.. Hal-hal menarik yang aku coba amati, antara lain:

1. Jamaah perkuliahan selalu dimulai dari shaf paling depan. Tidak seperti biasanya, yang selalu menganggap bahwa shaf tengah-belakang adalah shaf paling afdol.

2. Hobi tertawa [walah…], meskipun demikian tidaklah gaduh [lho…]. Meskipun mereka pada hobi tertawa, namun konsentrasi masih maksimum.

3. Tidak “clometan/nylemong” (tidak berkomentar dengan hal2 yang tidak perlu). Meskipun komentar masih saja ada, namun komentar mereka adalah lucu2 saja… [menyegarkan suasana].

4. Sampe detik ini, belum terdeteksi ada oknum yang “terlelap” di bangku kuliah (meskipun suasana Ramadhan). Mereka berstamina prima, atau mungkin yang hobi terlelap tidak pernah datang kuliah, sebab kuliah dimulai jam 07.00 (kadang molor dikit…).

5. Cerdas-Cermat, Cepat-Tepat, dan Tebak-Tepat. Mereka adalah makhluk2 ciptaan Allah yang cerdas, kritis, dan cepat berpikir ketika diberi pertanyaan…[meskipun terkadang hanya dengan jawaban “pas buk”].

So, begitu indah mengajar mahasiswa 2008. Begitu menyenangkan dan begitu merindukan.

Nasihatku buatmu Naks : “Tetep Sehat, Tetep Semangat, Tetep Berjuang, Raih Masa Depan nan Gemilang….”.

Blog-blog itu….

Ketika SMP & SMA dulu, beberapa kawan sering menulis pengalaman sehari-hari di buku harian. Bagi mereka, buku harian bersifat sangat pribadi, hanya si pemilik buku saja yang boleh membacanya. Meskipun aku tidak pernah melakukan hal yang sama, alias gak pernah menulis buku harian, aku sangat mengagumi teman2 yang bisa melakukan hal tersebut …. sepertinya hidupnya jadi terdokumentasi dengan baek.

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi [kalimat standar banget yg paling aku benci… benci… benci…], saat ini buku harian berubah jadi blog. Banyak orang mulai menulis pengalamannya dan pengin dibaca oleh banyak orang. Aku termasuk yang suka membaca blog2 yang ditulis baik oleh rekan kerja maupun para mahasiswa/i. Bagiku, tujuan utama membaca blog adalah ”media hiburan”. Terkadang aku bisa ketawa ketiwi sendiri membaca tulisan2 ajaib yang sekenanya itu (terutama yg ditulis oleh mahasiswa). Aku memang jarang kasih komentar, skedar turut terhibur saja dengan membaca tulisan mereka.

Ada beberapa kategori blog yang bagiku menjadikan ”hiburan segar”, antara lain:

1. Kategori Blog NARSIS, ciri2nya: suka memamerkan kebaikan diri sendiri tanpa tedheng aling2…

2. Kategori Blog HARU-BIRU, ciri2nya: berisi puisi2, sajak2, pantun dll…

3. Kategori Blog BOLANG (BOcah petuaLANG), ciri2nya: menceritakan pengalaman petualangan penulis mulai dari penderitaan sampai kebahagiaan yang diraihnya.

4. Kategori Blog NEKAT, ciri2nya: selalu menulis informasi panjang lebar, hingga di akhir tulisan belum jelas apa yang mau disampaikan.

5. Kategori Blog BINGUNG, ciri2nya: banyak informasi yang disampaikan, bahkan sampai informasi tsb membuat bingung pembacanya…

6. Kategori Blog COPY-PASTE, ciri2nya sangat jelas, hanya mengcopy blog tetangga…

7. Kategori Blog USTADZ, ciri2nya berisi nasehat2 & petuah demi kebahagian hidup dunia akhirat

8. Kategori Blog META-BLOG, ciri2nya memuat banyak alamat2 blog saudara2nya

Namun demikian, ada juga blog2 yang aku ”sedikit enggan” membukanya, antara lain:

1. Kategori Blog EGOIS, ciri2nya: berisi gambar2 yang super guedhe, sehingga untuk membukanya dibutuhkan tingkat kesabaran ekstra.

2. Kategori Blog MALAS, ciri2nya: informasinya gak pernah dimutakhirkan.

——

Yang Istimewa di 01 Oktober 2008

Oleh warga negara Indonesia, tanggal 01 Oktober dikenal sebagai hari kesaktian Pancasila. Konon ceritanya ada pemberontakan yang dilakukan oleh PKI pada tanggal 30 September 1965, sehingga selanjutnya tanggal 01 Oktober diperingati sebagai hari kesaktian Pancasila. Kebenaran cerita itu? Entahlah…. aku belum lahir saat itu.

Hari ini, 43 tahun kemudian, bangsa Indonesia juga sedang bersuka cita. Namun, nampaknya bukan terfokus pada hari Kesaktian Pancasila, melainkan pada hari raya umat Islam (Idhul Fitri 1429H). Alhamdulillah, tahun ini penetapan tgl 1 Syawal 1429H ternyata bisa kompak di tanggal yang sama, 01 Oktober 2008. Tadi malam, gema takbir menghiasi kota kecilku, meskipun aku rasakan gema takbir tahun ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya (bahkan sangat tidak meriah). Barangkali takbiran sekarang sudah dilakukan secara online ya…?! [Maap, bukan menyindir yang malem takbiran pada YM-an]. Biasanya, sampe malam tiba, anak2 masih berkeliling kampung dengan membawa oncor sambil menggemakan takbir. Mushola di kampungku juga sudah tidak lagi mengkoordinir pembagian zakat fitrah. Zakat fitrah mulai diserahkan sendiri2. Pagi tadi, menurut cerita dari keponakan, shalat Id hanya dihadiri oleh segelintir manusia. Akupun berhalangan untuk shalat Id tahun ini. Yang lain pada kemana gerangan? Atau pada tidak mudik? Mungkin berlebaran via SMS ato via YM sudah dirasa cukup. Perjalanan mudikku di H-2, Alhamdulillah lancar2 saja. Jalanan yang biasanya penuh, entah mengapa di H-2 begitu lengang, sehingga perjalanan berjalan cukup singkat (hanya 5,5 jam dari yang seharusnya 7 jam)

Satu hal lagi yang sangat istimewa di 01 Oktober 2008 ini adalah genap 14 tahun aku mengabdikan diri sebagai dosen di Teknik Informatika UII. Ya… usia yang sama persis dengan usia institusiku itu. ”Selamat Ulang Tahun Teknik Informatika UII ke-14”. Semoga dengan bertambahnya usia, semakin bertambah pula kemanfaatan jurusan ini dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, amin…. Memang tidak terasa sudah 14 tahun aku mengabdikan diri di jurusan ini, tanpa pernah ijin studi, apalagi cuti. Tentunya banyak suka duka aku alami. Kalo mau ditimbang2, ternyata lebih banyak sukanya ketimbang dukanya. Sebagian besar duka acap kali mendatangkan suka. Rekan2 kerja yang kompak dan baik2 (meskipun terkadang pada pengin maunya sendiri…), dan mahasiswa-mahasiswi yang lugu2 & lucu2 (meskipun kadang ada yang menjengkelkan….). Alhamdulillah sampai saat mahasiswa bimbingan tugas akhir yang telah lulus sebanyak 239 orang (mulai angkatan 1994 – 2004), banyak… Semoga kalian menjadi orang yang berguna Nak….